fbpx

Kunjungi Nur Asia Uno, Perempuan PP KAMMI Diskusikan Peran Strategis Tokoh Perempuan dalam Pengentasan Masalah Perempuan

Kunjungi Nur Asia Uno,  Perempuan PP KAMMI Diskusikan Peran Strategis Tokoh Perempuan dalam Pengentasan Masalah Perempuan

Jakarta- Bidang Perempuan Pengurus Pusat KAMMI (BP PP KAMMI) mengadakan kunjungan ke sekretariat istri cawapres Ibu Nur Asia Uno untuk bertukar gagasan terkait pentingnya peran tokoh-tokoh perempuan dalam mendorong dan terlibat aktif pada upaya pengentasan masalah-masalah perempuan di Indonesia, Rabu (14/11). Perempuan KAMMI menilai sinergitas tokoh-tokoh perempuan dalam berbagai upaya preventif maupun kuratif diyakini akan berdampak signifikan dalam menurunkan angka permasalahan perempuan di negeri ini.

“Masalah perempuan di Indonesia sangat kompleks, dari mulai kesehatan perempuan (khusunya ibu dan anak), women trafficking, perdagangan anak, kekerasan seksual dan KDRT hingga permasalahan-permasalahan lainnya memang mesti dikawal langsung oleh kita para perempuan. Salah satu yang dibutuhkan juga peran aktif tokoh perempuan nasional di dalamnya sebagai leader dalam memantau kasus-kasus maupun upaya edukasi ke masyarakat,” ungkap Reviana, ketua BP PP KAMMI.

Dalam kunjungannya ke Ibu Nur Asia, perempuan KAMMI mengawali upaya untuk menggandeng para tokoh perempuan nasional untuk dapat bersinergi dengan perempuan KAMMI dan turut serta menjadi bagian dalam mengurangi masalah perempuan dalam menjalankan program prefentif dan kuratif untuk masalah perempuan dari hulu ke hilir.

“Kami menganggap Ibu Nur Asia Uno bisa menjadi awalan yang mana nantinya kami juga akan mengajak tokoh-tokoh perempuan lain serta elemen masyarakat lainnya untuk bergerak bersama dalam gerakan kami ini,” lanjut Reviana.

Perempuan KAMMI baik di tingkat pusat maupun daerah secara intensif memberikan edukasi dan advokasi berupa pendampingan kepada masyarakat khususnya perempuan dalam wujud gerakan nyata di wilayah binaan perempuan KAMMI seluruh Indonesia agar para perempuan dapat ‘melek’ terhadap diri dan masalah di sekitarnya sehingga bisa mengurangi permasalahan sosial yang menimpa perempuan.

Dalam rangkaian diskusi tersebut, disepakati bahwa pengembalian peran serta fungsi keluarga dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat sangat penting dan menjadi upaya dalam mengentaskan permasalahan perempuan. Selain itu juga upaya terpenting untuk memutus rantai permasalahan perempuan perlu adanya peningkatan dari sisi kualitas pendidikan perempuan-perempuan di Indonesia dan perbaikan dari sisi ekonomi keluarga, yang berujung pada ketahanan keluarga-keluarga Indonesia.

Leave a Reply

Close Menu