fbpx

KAMMI: BUMN MANDEK, RINI GAGAL JADI MENTERI

KAMMI: BUMN MANDEK,  RINI GAGAL JADI MENTERI

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menilai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno menteri gagal dan layak diganti, karena minimnya prestasi selama menjadi pembantu presiden. Selain itu BUMN mestinya ada untuk memberikan pemasukan bagi negara namun yang terjadi malah menghabiskan keuangan negara.

Deni setiadi, ketua bidang kebijakan public pp kammi secara khusus menyoroti kinerja menteri BUMN yang terlihat bekerja secara serampangan dan tidak mampu melakukan pembinaan terhadap BUMN yang terus mengalami kerugian setiap tahunnya. “Menteri Rini terlihat tidak punya konsep yang jelas dalam mengurusi BUMN” ujar deni

Sementara itu, Ratusan BUMN yang ada belakangan menjadi sorotan, dikarenakan peningkatan hutang perusahaan yang sangat besar dan signifikan. Hutang yang dimiliki keseluruhan BUMN semakin meningkat, yakni tahun 2016 sebesar 4.240 Triliyun rupiah, Tahun 2017 sebesar 4.830 Triliyun rupiah dan tahun 2018 sebesar 5.613 Triliyun rupiah. Kenaikan yang cukup besar pada porsi hutang setiap tahunnya bagi sebuah perusahaan.

Satu hal yang sangat disayangkan bahwa pertambahan jumlah hutang yang sangat signifikan tahun 2016-2018 yaitu sebesar 1.373 Triliyun rupiah, yang menyebabkan pertumbuhan aset yang cukup bagus, namun tidak berimplikasi signifikan pada peningkatan keuntungan BUMN. Hal ini pertanda bahwa manajemen BUMN saat ini gagal dalam mengelola dan memaksimalkan aset BUMN yang ada untuk menghasilkan keuntungan bagi negara.

Disisi lain, Deni menambahkan ketidakcapan menteri Rini dalam memilih pimpinan perusahaan plat merah yang ditandai dengan pergantian yang rutin untuk beberapa perusahaan menjadi point tambahan agar menteri Rini segera dicopot.

Leave a Reply

Close Menu