fbpx

Aliansi Perempuan Bangka Belitung Gelar Aksi Tolak RUU P-KS

Aliansi Perempuan Bangka Belitung Gelar Aksi Tolak RUU P-KS

Para aktivis yang tergabung dalam Aliansi Perempuan Bangka Belitung melakukan aksi menolak Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) di Alun-Alun Taman Merdeka, Kota Pangkalpinang, Ahad (28/7).

Aksi ini perkasai oleh Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) bekerjsama dengan Salimah, HMI, Ikadi Babel dan FSLDK Bangka Belitung. Menurut mereka RUU P-KS bukanlah solusi untuk menghapus kekerasan seksual di Indonesia namun ternyata didalamnya terdapat cukup banyak pasal yang berpotensi untuk melegalkan kebebasan seksual seseorang dan bertentangan dengan nilai-nilai agama serta pancasila serta diyakini ada agenda feminisme dibalik dirancangnya RUU P-KS.

Menurut Koordinator Lapangan (Korlap) Selly Regita Lestiana, aksi tersebut merupakan dalam orasinya menyatakan penolakan RUU PKS yang dicanangkan oleh Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyar Republik Indonesia (DPR RI).

“Kami menolak RUU P-KS,” tegas Selly. Selly mengungkapkan, alasan penolakan tersebut didasari dari konsep seksualitas dalam RUU P-KS mengadopsi konsep barat yang liberal tanpa kritik.

“Konsep seksualitas yang ditawarkan menjadi tidak sesuai dengan norma agama, budaya dan norma yang diyakini oleh masyarakat Indonesia serta dipandang sebagai sesuatu yang individual dan tidak terkait dengan sistem keluarga,” kata Selly

Selain itu, Selly juga menyampaikan RUU P-KS dirasa berpihak pada feminisme dan berprespektif liberal. “RUU P-KS adalah produk perundangan yang kering agama, terlihat dari tidak menjadikan agama sebagai asasnya serta tersirat konsep yang diyakini oleh para feminis radikal tentang kedaulatan tubuh.,” pungkasnya.

Tak hanya itu, Selly juga menyebutkan bawa aksi ini digelar secara bersamaan di seluruh daerah di Indonesia yang menyuarakan penolakan RUU P-KS.

Sementara itu, dalam aksi tersebut massa tak hanya menyuarakan orasi di tengah jalan, tetapi juga memberikan selebaran kepada pengguna jalan serta melakukan penandatanganan petisi penolakan RUU P-KS.

Leave a Reply

Close Menu